Selasa, 16 Mei 2017

Anyang-anyangan Minggat Berkat Uri-Cran


Sebagai orang yang suka keluyuran atau jalan-jalan, anyang-anyangan adalah hal yang menjengkelkan. Apa itu anyang-anyangan? Sayang-sayangan maksudnya? Bukan dong. Hehe, awalnya juga aku tidak tahu istilah anyang-anyangan. Namun, aku sering merasa tindak tuntas saat buang air kecil. Hal ini aku alami sejak masa sekolah. Dulu mah aku anggap biasa saja, ya. Tidak pernah aku anggap serius, apalagi sampai melakukan pengobatan. Saat dalam perjalanan ataupun di rumah saja, aku sering merasa ingin buang air kecil. Tapi, malah buang air kecilnya tidak tuntas dan terasa sakit. Tak berapa lama kemudian, lagi-lagi aku ingin buang air kecil. Sampai-sampai teman-teman bilang aku ratu toilet. -_-


Nah, lama-lama aku merasa ini hal serius kalau tidak ditangani. Penyebab sakit saat buang air kecil ini harus dicari tahu. Lalu, dapatlah istilah anyang-anyangan yang merupakan penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK). Ciri dan gejalanya persis yang aku alami dari dulu sampai sekarang. Sekarang sih tidak terlalu sering terasa karena aku semakin tahu bagaimana cara mengantisipasinya. Memang sih penyakit anyang-anyangan ini bukan penyakit yang tampaknya serius, tapi kalau dibiarkan berlarut-larut, penyakit anyang-anyangan juga bisa berbahaya buat kesehatan, lho.

Apa saja sih ciri-ciri anyang-anyangan? Ini dia ciri-cirinya:
1. Selalu ingin buang air kecil.
2. Volume kencing tidak banyak dan sedikit-sedikit.
3. Sering nyeri pinggul pada wanita, sedangkan laki-laki nyeri pada anus.
4. Kadang disertai demam.
5. Rasa sakit buang air kecil.
6. Urine agak berbau dan pekat.

Jika kamu mengalami ciri-ciri seperti di atas, kemungkinan kamu mengalami anyang-anyangan. Jangan dianggap remeh, ya, apalagi menganggap itu hal yang normal. Kita harus cepat mengatasi susah buang air kecil ini. Anyang-anyangan tidak memandang jenis kelamin, bisa laki-laki ataupun wanita. Namun, yang lebih sering mengalami anyang-anyangan adalah wanita karena saluran kencingnya lebih pendek daripada saluran kencing laki-laki. Anyang-anyangan jika tidak diobati akan menyebabkan penyakit lainnya lho, seperti batu ginjal.

Penyebab anyang-anyang banyak sekali. Kadang setiap orang berbeda penyebabnya. Ada baiknya kita mengetahui apa saja penyebab anyang-anyangan. Penyebabnya antara lain:

1. Cara yang salah saat membilas buang air. Kebiasaan membasuh dengan cara dari belakang (anus) ke arah depan (kelamin). Nah, ubahlah kebiasaan itu dengan cara membilas dari depan ke belakang.
2. Terinfeksi bakteri Chlamydia. Biasanya bakteri ini terdapat pada keputihan dan masuk ke saluran kemih.
3. Kelainan saluran kemih sejak lahir.
4. Wanita yang memasuki masa menopause. Hal ini karena kadar estrogen berkurang sehingga kekebalan saluran kemih terhadap bakteri juga menurun.
5. Sistem imun tubuh melemah atau sakit sehingga gampang terjangkit bakteri.
6. Menderita sakit diabetes.
7. Mengalami pembesaran prostat sehingga dapat menekan saluran kencing.
8. Menderita batu ginjal.
9. Sedang hamil tua. Oleh sebab itu, banyak wanita hamil yang sering bolak-balik buang air kecil.
10. Efek samping alat kontrasepsi.
11. Terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda, alkohol, dan kafein.
12. Kurang minum air putih.
13. Sering sekali menahan buang air kecil. Jadi, kalau ingin buang air kecil sebaiknya jangan ditunda-tunda, ya.
14. Kebersihan alat kelamin kurang terjaga. Oleh sebab itu, sering-seringlah berganti pakaian dalam. Jangan memakai pakaian dalam yang lembap dan gunakan produk pembersih yang aman.

Cara mengatasi anyang-anyangan banyak sekali. Ada yang melakukan pengobatan herbal, tradisional, ataupun obat medis. Sekarang sudah banyak pengobatan herbal yang beredar di masyarakat. Salah satu obat herbal yang dikenal ampuh sebagai obat anyang-anyangan adalah Uri-Cran. Sebelum menemukan Uri-Cran atas saran teman, aku mencoba obat lainnya, seperti berbagai herbal yang ditawarkan orang tua dan teman. Tapi, sayang, tidak ada yang ampuh.

Nah, kemarin pas aku melakukan perjalanan panjang Yogyakarta-Probolinggo-Situbondo-Madura-Surabaya-Malang-Yogyakarta, gejala anyang-anyangan sangat berkurang dan tidak lagi aku rasakan, lho. Bayangkan, biasanya aku selalu minta mampir ke pom bensin paling tidak dua jam sekali. Kemarin tidak sesering itu. Saat buang air kecil pun aku tidak lagi merasa nyeri. Semua terasa tuntas seperti air keran yang lancar mengalir tak ada hambatan. Lega? Pastinya sangat lega. Saluran kemih sehat dan aku pun tidak merepotkan teman seperjalanan, kan?
 
Enjoy dalam perjalanan karena terbebas dari anyang-anyangan.
Apa saja sih kandungan dalam Uri-Cran? Ur-Cran ini mengandung ekstrak buah cranberry (Vaccinium oxycoccos). Jadi, kata Cran berasal dari kata cranberry. Bentuk buah cranberry hampir mirip dengan blueberry, namun warnanya merah tua. Buah cranberry sangat berkhasiat untuk pengobatan. Orang Indian Kuno menggunakan buah cranberry untuk mengobati luka. Buah liar ini mengandung sumber vitamin untuk kekebalan tubuh dan antioksidan. Cranberry mengandung sifat anti-adhesi yang mencegah bakteri menempel pada saluran kemih.

Ternyata, manfaat Uri-Cran tidak hanya untuk menjaga kesehatan saluran kemih, tetapi juga mencegah penyakit kanker dan jantung. Jadi, Uri-Cran bukan hanya mengobati, ya, melainkan juga menjaga kesehatan kita. Apa kamu sering mengalami sariawan dan flu? Atau, imunitas tubuhmu kurang normal? Nah, bagus tuh mengonsumsi Uri-Cran. Tentunya selain tetap menjaga pola hidup sehat, olahraga teratur, menjaga pola makan, hidup juga harus diimbangi dengan asupan yang terjamin kualitasnya, seperti mengonsumsi Uri-Cran yang teruji ampuh untuk menjaga kesehatan tubuh.

Alhamdulillah, berkat Uri-Cran, aku yang biasanya gampang terkena flu dan gampang sakit, sekarang sudah mulai berkurang. Yang pasti, anyang-anyang yang kualami sejak zaman sekolah sudah tidak terasa lagi. Uri-Cran pun aku rekomendasikan ke adik dan keponakanku yang juga mengalami anyang-anyangan.


Bagaimana cara mengonsumsi Uri-Cran? Caranya sangat mudah. Uri-Cran ada yang dalam bentuk kapsul dan serbuk. Uri-Cran kapsul dikonsumsi dengan cara ditelan dan yang serbuk dengan cara diseduh. Rasanya? Jangan khawatir dengan rasanya, apalagi curiga Uri-Cran rasanya pahit macam jamu atau rasa sakit ditinggal mantan. Duh! Rasa Uri-Cran sangat segar dan enak serta bisa dikonsumsi dengan air dingin. Kayak minuman sirup lah. Tidak bikin enek dan pastinya enak berkhasiat.

Produk Uri-Cran tidak dijual di sembarang tempat, lho. Jadi, Uri-Cran terjamin keasliannya. Secara, ya, sekarang kan selalu ada produk KW. Nah, kalau mau beli Uri-Cran, harus beli di tempat-tempat khusus yang memang direkomendasikan sebagai penjual produk Uri-Cran. Uri-Cran bisa kamu dapatkan di apotek-apotek besar di Indonesia, yaitu Guardian, Century, Watsons, Kimia Farma, Viva Generik, dan apotek-apotek lain di kota-kota besar di Indonesia. Info lengkapnya bisa kunjungi website http://uricran.co.id/.

5 komentar:

  1. Aih baru tahu ada penyakit namanya anyang-anyangan... nice info banget ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, baru tau namanya anyang2an, bang doel. 😄

      Hapus
  2. Oo gt. Ternyata anyang2an itu bisa sangat serius ya. Baru tahu.... Itu perjalanan emang bikin tepar jogja situbondo madura. Udaj kek ke lampung tuh....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perjalanan lintas pulau, wan. Hehe...

      Hapus
  3. Betul obat ini sangat ampuh aku termasuk penderita anyang2an penyebabnya krna aku sering nahan pipis. Anyang2an tak tertahan sampe aku pake pempes😭 krna rasa cape bolak bakik toilet 😭. Trs aku berobat ke Rs sampe 2x pertama aq ke dokter specialis kandungan ke 2 aku ke dktr umum dan urin aq tes lab . 2x kedokter bayat mahal2 hasil nihil 😭. Dan aku cari info di google akhirnya aq nemuin obat ini tanpa pikir panjang aq langsung beli di century alhamdulillah obat blm habis anyang2an mampet pipis lancar dan aktifitasku kembali lancar lagi . Terimakasih uri_cran.

    BalasHapus