Sabtu, 05 Maret 2016

Terpasung

Aku terpasung dalam kebebasan
Langkah kaki tertinggal di ujung jalan
Aku terpasung dalam kesunyian
Nyanyian malam telah lama hilang
Aku terpasung dalam lelap
Mimpi-mimpi datang pergi membuat pengap
Aku terpasung di antara riuh binatang malam
Senyap, tiada sesiapa sekadar menatap
Aku terpasung, aku terkurung, aku meraung
Aaakh! Ini waktu tiada sempat mengejar cahaya bulan
Dan bintang-bintang enggan menyuarkan hikayat
Tentang aku dan malam
Tentang perjalanan dan kepulangan
Tentang lagu nina bobo
Yang dulu dinyanyikan dedaunan bercumbu embun pagi
Aku masih terpasung
Menguliti kengerian dini hari
Menguliti keheningan yang tiba-tiba khusyuk sendiri
Oh, suara siapa di pucuk langgar?
Langkah siapa di pelataran?
Aku masih terpasung
Mengetuk pintu di kala fajar
Aku meronta dalam kekalutan
Alif ba ta
Aku masih mengeja doa
Aku masih mengeja Engkau meski kadang pura-pura

Jogja, 050316

5 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Kuberharap ada cinta yg akan memasungmu

    BalasHapus
  3. waduh, terpasung yg terakhir bikin ngeri mbak,

    BalasHapus