Sabtu, 04 Februari 2017

Yuk Berwisata ke Taman Satwa Lembah Hijau!



Ada satu tempat wisata yang gres di Lampung. Namanya Taman Satwa Lembah Hijau. Sesuai namanya, taman satwa ya hampir miriplah dengan kebun binatang. Bedanya, taman satwa lebih sedikit jenis hewannya. Jangan membayangkan seluas Ragunan ataupun Gembira Loka, ya. Inilah nilai lebihnya. Mengelilingi Taman Satwa Lembah Hijau hanya perlu waktu sebentar. Taman Satwa Lembah Hijau dikelola oleh swasta, bukan pemerintah, dan baru buka dua tahun.

Mengelilingi Taman Satwa Lembah Hijau benar-benar seperti mengelilingi lembah penuh warna hijau (baca: pepohonan). Perbedaan mencolok taman satwa ini dengan kebun binatang lainnya adalah tempat tinggal setiap hewan dibuat senyaman mungkin untuk hewan. Misalnya, tempat tinggal burung pelikan sepintas sangat dekat dengan jalan pengunjung. Saking dekatnya, aku pikir, pelikan itu bakal bisa terbang melintasi kolam. Menurut petugas Taman Satwa Lembah Hijau, pelikan itu hewan yang hanya bisa hidup berkelompok. Jadi, tidak mungkin ia meninggalkan kawan-kawannya. Kandang siamang juga begitu. Dia bisa melompat dari dahan ke dahan lainnya juga bisa melompat dari ujung dahan ke jalanan, namun petugas taman satwa mengantisipasinya dengan terus memangkas ranting pohon dan mengaturnya sehingga tetap dengan jarak tertentu.

Wah, keren banget, ya. Jadi, satwa-satwa itu tidak merasa dikurung. Mereka masih bisa merasakan hidup layaknya di habitatnya sendiri. Koleksi satwa di Taman Satwa Lembah Hijau, antara lain gajah, siamang, owa Sumatera, angsa, orang utan, rusa timor, pelikan, beruang madu, merak, rangkong badak, binturong, buaya Irian, sitatunga, kasuari, serta berbagai jenis burung di Taman Burung. Di Taman Satwa Lembah Hijau ada empat ekor gajah (dua gajah jantan dan dua gajah betina). Aku berkesempatan naik gajah jantan bernama Aris. Tarif naik gajah 25 ribu rupiah kalau sekalin masuk ke area taman satwa. Kalau mau naik gajah saja dan tidak mau masuk ke area satwa, kamu bisa naik gajah di area depan dengan tarif berbeda. 

Untuk memfasilitasi pengunjung, Taman Satwa Lembah Hijau dilengkapi area bermain, seperti area permainan air, kawasan outbond, taman bermain, tenpat kuliner, dan lain-lain. Sewaktu aku dan teman-teman Blogger Cihuy berkunjung ke sana, belum ada area parkir yang memadai. Beberapa mobil parkir di beberapa titik, bahkan kadang menutupi jalan utama. Mungkin ini bisa dijadikan pertimbangan pengelola taman satwa agar lebih memperhatikan area parkir. 


Satu aturan yang harus diingat ketika berkunjung ke Lembah Satwa Lembah Hijau, yakni jangan memberi makan hewan selain dengan makanan yang disediakan petugas taman satwa. Inilah yang kadang membuat gemas. Pengunjung tidak mematuhi aturan taman satwa. Semoga semakin banyak pengunjung yang sadar aturan, ya.
Yuk, ajak keluargamu dan teman-temanmu mengunjungi Taman Satwa Lembah Hijau! Cintailah satwa dengan cara melestarikannya.

Salam Pojok Jalan!

2 komentar:

  1. Saya suka konsepnya, tempat hiburan plus kebun binatang

    BalasHapus
  2. taman satwa dan taman wisata terbaik di lampung

    BalasHapus