Senin, 04 Desember 2017

Gawe, Solusi untuk Pencari Kerja dan Pencari Tenaga Kerja




Misteri ijazah tidak ada gunanya
Ketekunan tidak ada artinya

Pembangunan oh!
Pengangguran ya!

Akan merampok takut penjara
Menyanyi tidak bisa
Bunuh diri ku takut neraka
Menangis tidak bisa

Sebagai penikmat lagu-lagu Iwan Fals, tentu aku hafal sekali lirik lagu di atas. Sebuah lagu yang berkisah tentang pengangguran. Lagu itu rasanya menggelitik sekali bagiku. Aku pernah bertahun-tahun menganggur dan memandang miris kepada ijazah. Kadang terpikir, apa ijazahku ada gunanya?

Tentu saja ijazah ada gunanya. Menurutku, ijazah itu seperti pakaian yang membungkus tubuh kita. Pakaian harus didukung pula dengan tubuh yang sehat. Ijazah adalah pakaian, sedangkan kemampuan yang konkret itu tubuhnya. Nyatanya, di tengah kehidupan yang makin modern, persaingan lapangan kerja semakin ketat. Kesuksesan setiap orang bukan hanya dilihat dari sehelai kertas ijazah, tapi juga keuletan dan kecerdasan dalam mengejar dan menciptakan peluang. Ijazah pun harus didukung kemampuan yang konkret.

“Peluang” inilah yang harus diciptakan di tengah era digital sekarang. Beberapa tahun sudah masyarakat dimudahkan bertransaksi secara online. Nah, rupanya era digital melalui aplikasi-aplikasi pun mulai menyentuh ke berbagai bidang kehidupan. Tak ketinggalan sebuah aplikasi keren pun diciptakan oleh orang-orang cerdas yang bisa membaca peluang. Salah satu aplikasi yang keren banget adalah “Gawe”

Elroy Hafidi Hardoyo (CEO Gawe), Kurniawan Aryanto (Co-founder Gawe), dan Budiarto Harsono (Co-founder Gawe). Ketiga orang inilah yang menciptakan aplikasi Gawe. Apa itu Gawe? Dari katanya sendiri, Gawe artinya kerja. Aplikasi Gawe secara khusus menjadi “fasilitator” pencari tenaga kerja dan pencari kerja.

“Sulit banget sekarang dapat kerjaan.” Begitulah perkataan orang-orang yang telah lama menganggur. Padahal, mencari pekerjaan zaman sekarang lebih mudah daripada di era sebelumnya. Teknologi yang makin canggih menjadi nilai positif sendiri. Yang terpenting, mindset harus diubah. Kerja itu belum tentu harus duduk di belakang meja sebagai karyawan kantoran. Zaman sekarang, banyak kok para ayah dan ibu yang kerjanya hanya dari rumah.

Nah, bagaimana kerja aplikasi Gawe demi memfasilitasi antara pencari kerja dan pencari tenaga kerja? Cukup install aplikasi Gawe di ponsel android-mu. Bisa klik link ini: https://play.google.com/store/apps/dev?id=7708004958890384452. Isi profilmu, lalu pilih opsi apakah sedang mencari kerjaan atau mencari tenaga kerja (karyawan). Aplikasi Gawe sangat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat. Setiap orang punya peluang untuk mendapat penghasilan tambahan.

Kamu yang punya usaha online shop dan sedang sibuk packing barang, bisa mencari tenaga kerja freelance untuk membantu menyelesaikan pekerjaanmu. Atau, kamu yang sedang kuliah dan ingin punya penghasilan untuk membiayai kuliah sendiri, bisa juga nih cari lowongan kerja yang ditawarkan di aplikasi Gawe. Saat perlu tenaga orang lain untuk merapikan rumah yang baru pindahan, nah kamu bisa mencari tenaga kerja lewat aplikasi Gawe.
 
Karena ketiga pendiri aplikasi Gawe adalah punya pengalaman sebagai mahasiswa yang perlu biaya tambahan untuk hidup, aplikasi Gawe ini lebih dulu menyasar para mahasiswa. Selain untuk membantu para mahasiswa mendapat penghasilan, aplikasi Gawe juga melatih para mahasiswa bekerja sebelum benar-benar lulus dari bangku kuliah. Tapi, aplikasi ini bisa digunakan oleh masyarakat luas.

Nah, aplikasi Gawe bagus banget buat aku yang perlu tambahan penghasilan atau juga mencari tenaga tambahan. Pernah tidak menonton film luar negeri, dan tokohnya yang mahasiswa menggunakan liburannya untuk bekerja paruh waktu? Kebiasaan kerja paruh waktu ini sudah menjadi kebiasaan orang luar negeri, lho. Selain menambah penghasilan, kerja paruh waktu juga melatih mental mahasiswa agar selalu survive. Aplikasi Gawe tentu solusi terbaik buat kamu yang menginginkan penghasilan tambahan. Wah, pastinya ini mempermudah pekerjaan banget. Bagi pengusaha kecil dan menengah, aplikasi Gawe ini menguntungkan sekali. Karena, pengusaha tidak perlu memperkerjakan karyawan dalam waktu yang lama.

“Teman saya punya bisnis franchise makanan. Suatu hari, ada kendala karena karyawannya absen. Dia memerlukan karyawan pengganti, namun kesulitan mencari penggantinya. Sementara, pelanggan temanku itu kebanyakan mahasiswa. Mereka banyak yang mengirimkan pesan singkat untuk menanyakan pekerjaan paruh waktu. Inilah awal munculnya ide untuk membuat aplikasi Gawe,” cerita Elroy Hafidi Hardoyo CEO Gawe.

Diharapkan, aplikasi Gawe yang baru di-launching pada tanggal 17 November 2017 ini bisa menjangkau seluruh wilayah Jabodetabek. Semoga juga secepatnya aplikasi Gawe terus menjangkau luar Jabodetabek. Nah, bagi kamu yang tertarik ingin tahu bagaimana aplikasi ini, tentu install dulu aplikasinya. Jangan lupa baca-baca dulu website gawe.asia. Mengapa nama website-nya gawe.asia? Ini karena Gawe diharapkan akan terus menyebar ke negara Asia lainnya, terutama di Asia Tenggara.

Jadi, ijazah pasti ada gunanya. Ijazah adalah penanda aku telah menuntut ilmu Namun, ijazah tak akan berarti jika kita tidak punya daya saing dan tak bersikap inovatif. Yuk, install Gawe sekarang dan jangkau lingkungan kerja tanpa mengenal ruang. GaweDulu, baru dapat penghasilan.

13 komentar:

  1. Bolej juga nih nyobain, buat cari pekerja harian.. Siapa tahu butuh ntar pas mau ngecat rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah, pas banget ya. gak bingung nyari orang buat bantu2 kerjaan rumah.

      Hapus
  2. Gue terbantu banget dong aplikasi ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aplikasinya kekinian banget. Mempermudah segala hal deh.

      Hapus
  3. Aku lupa naruh ijazah di mana. Tapi aplikasi ini boleh jg utk yg sedang nyari kerja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... sama kayak saya deh. Sibuk nyari ijazah pas diperlukan.

      Hapus
  4. Bagus aplikasinya ni buat yg mau coba bekerja ambil yg paruh waktu bisa y

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget. Paruh waktu yg menghasilkan.

      Hapus
  5. Udah lama nggak pakai ijazah buat lamar kerja, hehe.. kalau cari paruh waktu bisa ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berguna banget aplikasi ini buat nambah penghasilan, Mbak.

      Hapus
  6. Inget jaman-jaman ijazah begitu berjasa dan difotocopy terus buat ngelamar wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah lewat masa saya seperti itu waktu daftar CPNS beberapa kali. :v

      Hapus
  7. Iya ih, kalo dulu nyari kerja bawa lamaran banyak, ongkosnya juga banyak buat mondar-mandir. ������

    BalasHapus